Mengenali dan Menyadari Emosi Anak

mengenali dan menyadari emosi anakPara orang tua sering lupa atau tidak mengetahui bahwa tanggung jawab mereka yang paling penting sebagai orang tua adalah mendengarkan anak-anak mereka. Bukan hanya sekedar mendengarkan kata-kata mereka, melainkan juga perasaan-perasaan di balik kata-kata mereka. Dan ini merupakan sebuah keterampilan yang harus dimiliki oleh para orang tua. Keterampilan untuk mengenali dan menyadari emosi anak sangatlah penting dan ini di dapatkan ketika para orang tua sudah mengenali dan menyadari emosi dirinya sendiri. Karena itu orang tua wajib “mempelajari” dirinya dan kesadaran dirinya.

Mengenali dan menyadari emosi anak terlebih saat anak kita sedang mengalami masalah sangatlah penting karena sebagai dasar kita sebagai orang tua untuk memilih kata-kata yang tepat saat berkomunikasi dengan anak kita. Jika kata-kata yang kita berikan tidak tepat, bisa-bisa memperkeruh keadaan. Dengan menggunakan kata-kata yang tepat kita dapat mengelola dan mengarahkannya ke arah yang sesuai dengan yang kita harapkan. Para orang tua yang dapat menangkap momen-momen seperti ini adalah mereka yang telah memiliki kesadaran emosional yang baik sehingga dapat menggunakan kepekaan hatinya dalam menyelaraskan diri dengan perasaan-perasaan anak mereka tanpa memerhatikan betapa halus dan hebatnya perasaan yang sedang dirasakan oleh anaknya tetap dapat dirasakan kehadirannya.

Dari pengalaman kami sebagai hipnoterapis yang sudah berpraktek sejak tahun 2007 sering kali anak-anak mengungkapkan emosi mereka secara tidak langsung dan dengan cara-cara yang membingungkan orang-orang dewasa. Emosi yang biasanya tersembunyi pada ekpresi emosi yang lainnya adalah emosi cemburu. Ekspresi marah dan sedih sangat mudah dikenali dan disadari kehadirannya, tetapi perasaan cemburu, tidak ada ekspresi khusus yang dapat membedakannya dari perasaan marah, sedih atau kesepian.

Semakin sering kita menolong anak kita untuk mengenali emosinya, kita akan semakin sensitif terhadap kemunculan suatu emosi tertentu dalam diri anak kita. Bahkan jika kita sudah semakin peka, maka kita akan mampu mendeteksi emosi-emosi negatif anak sejak dini. Karena menyadari satu perasaan ketika perasaan itu sedang berlangsung merupakan landasan kecerdasan emosional yang merupakan kompetensi emosional yang paling kita butuhkan.

 21/U

Leave a Reply