Ketika Kita Menyembah Banyak Tuhan

shutterstock_101551237Manusia tentunya memiliki permasalahan-permasalahan, tidak ada manusia di dunia ini yang tidak memiliki permasalahan. Masalah merupakan gambaran akan sesuatu keadaan yang tidak sesuai antara keinginan atau harapan dengan kenyataannya. Harapan merupakan sebuah kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan, biasanya bersifat positif dan akan didapatkan pada masa yang akan datang, bentuknya abstrak tidak berwujud namun demikian hal ini sangat di yakini bagi seorang manusia agar bisa terwujud.

Dalam kesempatan ini mari kita praktekkan suatu hal yang sederhana. Siapkan selembar kertas beserta alat tulisnya. Setelah menyiapkan kertas beserta alat tulisnya maka pikirkan apa saja yang menjadi masalah-masalah kita yang paling menyita waktu, pikiran dan tenaga dalam satu bulan terakhir ini.

Masalah-masalah yang kita tuliskan tadi sangat beragam bukan? Mulai dari masalah perekonomian, pekerjaan, anak, pasangan, bisnis, masalah karyawan, masalah kesehatan fisik dan lain-lain. Ketika kita terlalu memikirkan masalah-masalah kehidupan ini atau terlalu focus pada masalah-masalah ini sehingga menyita waktu, pikiran dan energi maka secara tidak langsung kita telah “men-tuhankan” masalah-masalah tersebut.

Ketika kita “men-tuhankan” masalah-masalah tersebut maka akan timbul suatu ketegangan pada tubuh, salah satu tandanya adalah stres, cemas, psikosomatis, permasalahan-permasalahan lambung dan pencernaan, gelisah, insomnia dan lain sebagainya.

Kecemasan dan kondisi psikologis yang negatif tadi dikarenakan kita tidak mampu lagi mengendalikan diri kita, terombang-ambing seperti halnya kapal dilautan yang tidak bisa dikendalikan oleh nakhodanya.

Bagaimana Solusinya?

Seseorang yang mengalami kecemasan dan kegelisahan tersebut sebenarnya hanya membutuhkan tempat bersandar dan tempat bersandar yang paling tepat itu adalah Allah SWT. Tiada yang disembah, tiada yang diharapkan, tiada yang diagungkan, Kecuali Allah SWT.

Menyerahkan dan Percaya kepada Allah SWT akan membuat diri kita menjadi tenang dalam menghadapi permasalahan. Dan Allah SWT akan memberikan jalan sebagai resolusi dari permasalahan-permasalahan kita baik itu langsung dari Allah SWT dalam arti orang tersebut dapat menyelesaikan masalahnya sendiri atau pun melalui perantaraan orang lain, seperti berkonsultasi kepada kami di sini.

26/Art/RH

Leave a Reply