Hypnotherapy Islami

Penanganan Kasus-Kasus Psikosomatis dengan Metode Hypnotherapy Islami

Mungkin Anda hanya mendengar Hypnotherapy Islami dari temen atau dari radio tentang penggunaan hipnoterapi yang disesuaikan dengan kaidah-kaidah ke-Islaman. Apa sih sebenarnya Hypnotherapy Islami itu? sebelum kita bahas lebih lanjut, mari kita samakan persepsi kita  Hipnoterapi.

Hipnoterapi atau Hipnotis untuk terapi, merupakan salah satu metode terapi yang termasuk dalam kelompok verbal therapy atau terapi dengan memanfaatkan sugesti untuk memprogram ulang wilayah pikiran bawah sadar. Karena berbagai gangguan psikologis pada umumnya berakar dari hal-hal yang terdapat di pikiran bawah sadar, seperti Traumatik, Kecanduan, Phobia, Motivasi, dsb. Hipnoterapi bahkan dapat menangani penyakit fisik yang berakar dari permasalahan psikologis atau dikenal dengan istilah Psikosomatis.

Berdasarkan keilmuan hipnosis yang dipadukan dari hasil kajian terhadap kegiatan – kegiatan ritual ibadah dalam Islam yang terdiri dari : Wudhu, Shalat, Dzikir, Do’a dengan merujuk kepada Al Quran dan Hadits, kesemuanya mempunyai efek terapi dengan catatan syarat dan rukunnya terpenuhi. Fakta membuktikan bahwa seseorang dalam kondisi yang tenang dan rileks saat ketika Dzikir, Berdo’a dan Shalat, terlebih Sholat malam. Ritual ini menjadi pintu masuk tercepat kepada keadaan deep trance dibandingkan dengan cara – cara induksi lainnya yang diperkenalkan oleh ahli hypnotherapy. Atas dasar-dasar inilah dikembangkan Hypnotherapy Islami yang kali pertamanya di perkenalkan oleh Hypnotherapist Muslim senior di Jakarta.

Dalam Proses Treatment Hypnotherapy Islami klien diajak untuk menyadari bahwa Qolbu merupakan Pusat Kecerdasan manusia, melalui Proses Zikir untuk memasuki kondisi yang rileks untuk selanjutnya diberikan pemahaman dan pembelajaran bagaimana persisnya menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dibebankan oleh-Nya baik itu sebagai ujian atau pun sebagai azab.

Mengapa Dzikir? Karena Dzikir bukan hanya sumber ketenangan hati, bahkan dzikir merupakan sumber kehidupan hati, sebab ia merupakan makanan dan nyawanya hati. Andaikan ada suatu hati yang kosong dari dzikir, maka diumpamakan seperti tubuh yang tidak mendapatkan suplai makanan. Karena itulah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah pernah menyampaikan sebuah kalimat mutiara, “Kedudukan dzikir bagi hati bagaikan kedudukan air untuk ikan. Bagaimanakah kondisi ikan manakala ia dijauhkan dari air?” Informasi mengenai Hypnotherapy Islami secara lengkap dapat diperoleh di website ini.