Hipnoterapi Islami

Pelayanan Hipnoterapi Islami

Sufistik PsikoterapiHypnosis merupakan kondisi alamiah seseorang ketika seseorang tersebut rileks, santai, nyaman dan fokus. Untuk mencapai kondisi hypnosis, seseorang tersebut harus melewati 3 pokok tahapan utama yaitu proses induksi, deepening dan sugesti.

Proses induksi merupakan sebuah proses yang diperoleh dengan cara membuat seseorang menjadi rileks dan membuat pikiran kritis beristirahat sejenak. Proses induksi ini kemudian dilanjutkan dengan deepening, yang membuat seseorang menjadi lebih rileks lagi dari sebelumnya. Sedangkan proses sugesti merupakan pembelajaran kepada klien yang dapat disampaikan baik mengunakan cara langsung ataupun tidak langsung.

Dari hasil kajian terhadap kegiatan – kegiatan ritual ibadah dalam Islam yang terdiri dari : Wudhu, Shalat, Dzikir, Do’a dengan merujuk kepada Al Quran dan Hadits, kesemuanya mempunyai efek terapi dengan catatan syarat dan rukunnya terpenuhi.

Berdasarkan hasil penelitian kualitatif atas praktek psikoterapi yang memanfaatkan hypnosis yang dilakukan oleh para pakar hypnotherapy bahwa fenomena hypnotic dan hypnotherapy ditemukan pada orang – orang yang mengalami perbaikan dan peningkatan kualitas hidup melalui kegiatan ritual keagamaan seperti, Wudhu, Sholat, Zikir dan Doa.

Fakta membuktikan bahwa seseorang dalam kondisi yang tenang dan rileks saat ketika Dzikir, Berdo’a dan Shalat, terlebih Sholat malam. Ritual ini menjadi pintu masuk tercepat kepada keadaan deep trance dibandingkan dengan cara – cara induksi lainnya yang diperkenalkan oleh ahli hypnotherapy.

Pemanfaatan konsep Ikhlas, Ihsan dan Memaafkan yang digunakan saat terapi meggunakan hypnosis terbukti pula memudahkan klien cepat bangkit dalam proses penyembuhan. Temuan dari penelitian ini makin mendukung sebuah presuposisi yang mengatakan bahwa ibadah yang dilakukan dengan ikhlas dan penuh harap serta dilakukan dengan pemahaman yang benar akan memberikan efek penyembuhan.

Dalam proses treatment, hipnoterapi konvensional maupun Hipnoterapi Islami, terapis hanya berperan sebagai fasilitator. Pasien yang harus proaktif dan mempunyai kemauan yang kuat untuk sembuh. Sebagai subyek aktif, pasien juga harus kooperatif sekaligus memahami benar maksud dan tujuan hipnoterapi. Harus ada kesepakatan antara pasien dan terapis, karena pasienlah sebenarnya yang paling tahu apa yang dideritanya.

Dalam Proses Treatment Hipnoterapi Islami klien diajak untuk menyadari bahwa Qolbu merupakan Pusat Kecerdasan manusia, melalui Proses Zikir untuk memasuki kondisi yang rileks untuk selanjutnya diberikan pemahaman dan pembelajaran bagaimana persisnya seseorang memaafkan.

Layanan Hipnoterapi Islami ini diberikan oleh Hypnotherapist Islam yang telah berpengalaman dibidangnya dan memahami kaidah – kaidah ke Islaman.

Incoming search terms:

  • hipnoterapi dalam islam
  • hipnoterapi islami
  • hipnoterapi menurut islam
  • hipnoterapi islam
  • hipnoterapy dalam islam
  • hypnotherapy menurut islam
  • hypnotherapy dalam islam
  • hypnoterapi islam
  • hypnoterapi islami
  • hipnoterapi muslim